Penerapan modul SIDONI RS di sejumlah rumah sakit umum daerah (RSUD) telah membawa transformasi signifikan dalam penanganan pasien transfusi. Sebelum adanya sistem ini, keluarga pasien kerap harus mencari sendiri ketersediaan darah ke kantor PMI terdekat.
Kini, staf bank darah rumah sakit cukup mengajukan permintaan secara digital, memverifikasi kecocokan crossmatch, dan melacak armada pengantaran darah secara live melalui dasbor terintegrasi.

