Perkembangan teknologi kesehatan di Indonesia memasuki babak baru dengan hadirnya platform manajemen bank darah digital. Melalui sistem terintegrasi yang didukung arsitektur cloud real-time, ketersediaan kantong darah di berbagai unit donor darah (UDD) PMI kini dapat dipantau langsung oleh rumah sakit dan tenaga medis.
Sistem ini memangkas waktu tunggu pencarian darah darurat dari hitungan jam menjadi hitungan menit, sekaligus meminimalisir risiko kedaluwarsa kantong darah melalui algoritma rotasi stok First-In First-Out (FIFO) yang presisi.
Konektivitas Antar Rumah Sakit
Dengan integrasi API Rumah Sakit (SIDONI RS), permohonan darah pasien dapat diproses secara elektronik tanpa perlu kurir bolak-balik membawa berkas fisik dalam situasi gawat darurat.

